BAZNAS Ogan Ilir Lepas Santri Program “Santri Memberdayakan Desa” di Tanjung Raja Timur, Dorong Akselerasi Kemandirian Umat
02/03/2026 | Penulis: Admin
-
Ogan Ilir - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ogan Ilir secara resmi melepas para santri dalam Program Santri Memberdayakan Desa yang dilaksanakan di Kelurahan Tanjung Raja Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa melalui pendekatan dakwah sosial dan pemberdayaan produktif.
Pelepasan santri tersebut diterima langsung oleh Lurah Tanjung Raja Timur beserta jajaran perangkat kelurahan. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni simbolis, tetapi juga penegasan komitmen bersama antara BAZNAS dan pemerintah kelurahan dalam membangun kemandirian masyarakat melalui peran aktif generasi muda santri.
Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Ogan Ilir, H. Ahmad Maulidin, M.Pd., hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Kepala Pelaksana Priguna, S.T., beserta staf. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS ini menunjukkan keseriusan lembaga dalam memastikan program berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Program Santri Memberdayakan Desa dirancang untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan strategi pemberdayaan ekonomi dan sosial. Para santri akan terlibat dalam berbagai kegiatan seperti pendampingan UMKM mustahik, edukasi literasi keuangan syariah, pembinaan keagamaan, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan usaha produktif.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua II BAZNAS Ogan Ilir, H. Ahmad Maulidin, M.Pd., menyampaikan bahwa program ini bukan hanya pengabdian sementara, melainkan bagian dari gerakan strategis membangun desa dari bawah. “Santri hari ini bukan hanya belajar di pesantren, tetapi juga hadir di tengah masyarakat sebagai agen perubahan. Kita ingin melahirkan santri yang memiliki kepedulian sosial, kapasitas pemberdayaan, dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemberdayaan mustahik harus dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan agar mampu mengubah status dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat (muzaki). Sinergi antara BAZNAS, pemerintah kelurahan, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan transformasi tersebut berjalan optimal.
Dengan dilepasnya para santri di Kelurahan Tanjung Raja Timur, diharapkan program ini dapat menjadi model pemberdayaan berbasis kolaborasi yang mampu menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. BAZNAS Ogan Ilir terus berkomitmen menghadirkan program-program inovatif yang tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian dan kesejahteraan umat secara menyeluruh.
Berita Lainnya
BAZNAS Ogan Ilir Lakukan Survei Dua Rumah Warga Terdampak Musibah di Indralaya Selatan
BAZNAS Ogan Ilir Serahkan Santunan dan Gelar Buka Bersama Anak Yatim Panti Asuhan Islam Al-Ittifaqiah Indralaya
Antusiasme Masyarakat Warnai Hari Ketiga Program “5.000 Motor Terawat Bersama Z-Auto”
Safari Ramadhan di Muara Kuang, Bupati Ogan Ilir Dorong Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Safari Ramadhan Pemkab Ogan Ilir di Masjid Al Muhajirin Sukamerindu, Perkuat Silaturahmi Bersama Masyarakat Pemulutan Barat
BAZNAS Ogan Ilir Turut Hadir Bersama GOW dan Organisasi Wanita untuk Salurkan Paket Sembako bagi Fakir Miskin dan Disabilitas

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
